Rabu, 20 Oktober 2010

Teruntuk Engkau

Teruntuk engkau...
Seulas senyum, saat menyambutmu
Teruntuk engkau...
Takzim, salam menyentuh qalbu
Teruntuk engkau...
Langkah ringan beriring sambil berbagi cerita

Dan betapa sejuk angin menyusup pori-pori
Ketika sandar, kokoh semayamkan pelupuh rindu

Teruntuk engkau...
Roda itu telah berlalu pergi
Teruntuk engkau..
Tapaki lintasan terhampar ribuan kilo
Teruntuk engkau...
Sujudku, berharap buah doa kebaikkanmu
Teruntuk engkau...
Berguguran semanggi tak bertepi

Dan kita tetap dalam orbit masing-masing
Ketika luruh, meretas perahu berpecah haluan

Tuhanku...dendangku telah tak berirama
Ritmeku abstrak mengoyak puing-puing sisa permata

...Teruntuk engkau...
salam terindah, melebihi sangat
terukir rapih

...ketika tertumpu isolasi naluri... 



Berbagai "rasa" mengenalmu
By. Nok
*Posting from FB at March 7,2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar