Selasa, 19 April 2011

Sajak Kematian

Membenamkan diri dalam ruang itu
Sorot lampu remang menyusup
Kelam, semua tampak hitam
Lelahku sangat

Sajak kematian,
Bergulir bagi para jelajah dalam orbit puncak kenikmatan
Sisi autis manusia seperti bidadari di kayangan
Bermandi cahaya menelikung diri
Ria bersuka-suka

Sajak kematian,
Batin itu telah mati dan hidup kembali
Nyata itu pahit
Laksana racun ditengguk sengaja
Merayap nadi menusuk setiap aliran darah

Sajak kematian,
Hatiku telah mati dan hidup kembali
Layar datar membuktikan
Ku telah jatuh untuk kesekian kali
Ku telah bangun berkali-kali
Namun rasanya masih tetap sama
Seperti dihujam batu beribu-ribu kelipatannya

Sajak kematian,
Ternyata kau memang masih menginginkannya
Malaikat pencabut nyawa seperti ragu menyabut nyawamu
Seperti Izrail yang tak rela dan getir hatinya
Mencabut nyawa Sang kekasih ilahi Rabbi
Tetap sakit

Sajak kematian,
Apa kau masih tak ikhlas?
Apa rela itu hanya sebatas ucap?
Apa seperti caraku, membungkus semu itu dalam bait cinta pecinta

Sajak kematian,
ku persilahkan
Silahkan!!!

Sajak kematian,
Kalian tidak akan tenang
Seperti kabut yang melumat setiap hembusan nafas

Sajak kematian,
ada diantara apapun
hadir dari sisi manapun

Teruntuk yang telah begitu mematikan
Sajak kematian tercipta
Pada sebilah layar
Tatap tajamku
Membidik segala gemulai

Sajak kematian,
Matilah engkau dalam perbait sajak.

By.Nok

5 komentar:

  1. sajak kematian...
    bersiaplah akan jemputan yang tak terduga,
    bersemangat!!!

    BalasHapus
  2. Sajak yang indah...

    ada ingatan dan kejujuran batin yang tak aman...

    hakiki ketika jasad adalah sebuah kesemuan

    BalasHapus
  3. ISLAM..
    Disini pencarianku berakhir,
    Dititik dimana aku menemukan kebenaran tak terbantahkan.
    Masih banyak memang pertanyaan yang belum terpecahkan,
    Namun entah kekuatan apa yang membuat aku tetap bertahan.

    ISLAM..
    Disini pencarianku berakhir,
    Dititik ketika kegelisahanku menemukan penawarnya.
    Masih banyak memang yang belum bisa aku lakukan,
    Namun terpanggil hati untuk saling berbagi kebenaran.


    ada lagu bagus nih klik link nya ya :)
    http://gudanglagu.com/mp3/11624/z4WH_ElS/Twin_Bee_-_Ingat_Matimu.html

    BalasHapus
  4. kepada bumi jazad ini kutitipkan

    cinta dan hati kan kubawa serta

    BalasHapus