Menjelmalah engkau dalam malamku kali ini saja
Aku telah lama menunggu
Sekalinya kau datang
Hanya sebentar
Andai waktumu bisa ku pinjam
Satu malam saja, tidak lebih
Hanya sebentar
Menepilah engkau pada peraduan
Berjanjilah kita akan memandang mentari pagi
Bersama, tidak ada yang lain
Namun itu jika dan hanya jika kau mau
Jika hari itu tersisa untuk kita
Tersisa beberapa rebah tulus
Rebah yang cukup menguatkan
Cukup hangat terasa
Hangatkan hati yang lama lelah menunggu
Wahai malamku...
Hari itu, aku hanya mendengar kabarmu
Kemana saja kau ini
Membuatku khawatir saja
Wahai malamku...
Usah surut dalam langkahmu
Aku tetap setia
Seperti biasa dengan iringan sebait lagu
Syair yang semakin hilang diterpa hembusan angin
Dan kau hanya menimpali
“lagu apa yang kau dendangkan, sepertinya tidak seperti itu liriknya”
Dan
Iya, aku hanya bergumam
Menikmati putarmu wahai malam
Kali itu juga kau tidak hadir
Dan aku telah berpacu pada syair yang panjang
Kau tetap tak datang
Dimanakah engkau,,,
Engkau berangsur pergi dan
Senja semakin dekat
Mentari tampak siap-siap berbagi
Namun atas bersama dalam hari
Dan itu hanya sebentar
Sebelum akhirnya kau pergi
Lagi
Damainya hati ini
Ronanya begitu merah
Aku menyukai saat kita bersama
Wahai malamku
Hendak pergi kemana lagi...
By: Nok
nice post
BalasHapusooo.. akhirnya versi lengkapnya terbit juga :)
BalasHapusgreat...!!! Ditunggu lainnya ...
thanks all... mari berbicara dgn menulis ^^
BalasHapus